Forum Meok
- Sharing Makanan Enak di J... niacatering
- Rujak HUNI.. huhhh.. sege... borin
- Masakan Khas Aceh ( at Ci... joemrocha
- Makan apa saja hari ini ?... F.F.F
- ==Beranda Dapur Saji Deti... jews
- kepenginnya makan apa sek... flextersumatera
Berita Lain
-
Rabu, 18/11/2009 16:34 WIB
Tinotuan Sehat Bergizi Asli Manado -
Selasa, 17/11/2009 18:05 WIB
Yuk, Bikin Pie! -
Senin, 16/11/2009 17:54 WIB
Cetakan Puding Cantik Dua bentuk -
Jumat, 13/11/2009 17:57 WIB
Harum Lembut Balapis Manado -
Kamis, 12/11/2009 16:37 WIB
Cetakan Kayu si Kue Satu -
Senin, 09/11/2009 17:42 WIB
Harum Rempah si Apang Bakar
Indeks Berita
Kamis, 22/10/2009 17:43 WIB
Aroma Khas Belacan Bangka
Devita Sari - detikFood

Terasi Bangka
Jakarta - Buat sebagian orang aroma terasi atau belacan yang menyengat memang tidak begitu disukai. Meskipun di beberapa daerah terasi merupakan salah satu bumbu masakan yang sering digunakan. Penggunaan terasi membuat makanan jadi lebih gurih serta memberi aroma khas yang sungguh menggugah selera.
Terasi atau belacan merupakan salah satu bumbu dapur yang sangat khas. Di Indonesia terasi sudah menjadi bumbu masak yang sangat populer atau bahkan wajib. Selain Indonesia beberapa negara lainnya di Asia Tenggara seperti Malaysia, Hong Kong, Thailand, Vietnam dan Cina juga mengenal bumbu ini dengan sebutan yang berbeda.
Beberapa daerah penghasil terasi yang sudah dikenal selain Cirebon adalah Bangka. Bahan utama pembuat terasi adalah udang dan rebon yang difermentasi dan diolah dengan bumbu-bumbu lain. Terasi Bangka memang tiada duanya, beraroma agak tajam dan rasanya gurih karena memakai udang dan rebon segar.
Terasi ini dijual dalam bentuk yang berbeda-beda. Ada yang dibungkus dengan plastik segi empat dan ada pula yang dibungkus bulat dengan bungkus daun pisang. Teksturnya agak kasar dan berwarna cokelat hingga keunguan. Pulau Sijuk merupakan salah satu pulau penghasil terasi yang cukup ternama di Bangka. Terasi produksinya biasanya dikemas dalam keranjang anyaman kecil.
Sebelum digunakan terasi harus dibakar atau disangrai terlebih dahulu agar aromanya keluar. Kegunaannya tentulah memberikan aroma yang khas, gurih, dan sedap pada makanan seperti sambal dadak atau pelecing kangkung. Hmm... tak heran kalau terasi Bangka sangat populer dijadikan oleh-oleh wisatawan yang datang.
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Aroma Khas Belacan Bangka
Devita Sari - detikFood

Terasi Bangka
Terasi atau belacan merupakan salah satu bumbu dapur yang sangat khas. Di Indonesia terasi sudah menjadi bumbu masak yang sangat populer atau bahkan wajib. Selain Indonesia beberapa negara lainnya di Asia Tenggara seperti Malaysia, Hong Kong, Thailand, Vietnam dan Cina juga mengenal bumbu ini dengan sebutan yang berbeda.
Beberapa daerah penghasil terasi yang sudah dikenal selain Cirebon adalah Bangka. Bahan utama pembuat terasi adalah udang dan rebon yang difermentasi dan diolah dengan bumbu-bumbu lain. Terasi Bangka memang tiada duanya, beraroma agak tajam dan rasanya gurih karena memakai udang dan rebon segar.
Terasi ini dijual dalam bentuk yang berbeda-beda. Ada yang dibungkus dengan plastik segi empat dan ada pula yang dibungkus bulat dengan bungkus daun pisang. Teksturnya agak kasar dan berwarna cokelat hingga keunguan. Pulau Sijuk merupakan salah satu pulau penghasil terasi yang cukup ternama di Bangka. Terasi produksinya biasanya dikemas dalam keranjang anyaman kecil.
Sebelum digunakan terasi harus dibakar atau disangrai terlebih dahulu agar aromanya keluar. Kegunaannya tentulah memberikan aroma yang khas, gurih, dan sedap pada makanan seperti sambal dadak atau pelecing kangkung. Hmm... tak heran kalau terasi Bangka sangat populer dijadikan oleh-oleh wisatawan yang datang.
( dev / Odi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kirim Artikel
Silahkan mengisi form di bawah ini untuk mengirimkan artikel anda kepada kami :
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Widya Dewi
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.525,526
Informasi Pemasangan Iklan:
Widya Dewi
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.525,526




