Berita Lain

Indeks Berita

Jumat, 12/06/2009 16:08 WIB
Si Mungil Kaya Serat dari Timur Tengah
Devita Sari - detikFood

GB

Jakarta - Lentil, salah satu jenis kacang-kacangan ini banyak dikonsumsi oleh orang India, Timur Tengah, Maroko dan Turki dalam berbagai masakan. Bentuknya mungil dan pipih, nyaris seperti biji jagung. Namun siapa sangka si mungil ini selain rasanya enak juga kaya akan serat. Cocok buat para vegetarian atau mereka yang sedang berdiet!

Jika pernah mencicipi masakan negara Timur Tengah, Turki, India, dan Maroko pastilah mengenal lentil. Ya, lentil yang bernama latin Lens atau sering disebut juga Mercimek ini konon ditemukan oleh bangsa Egypt sekitar 2400SM. Kemudian bangsa Egypt membawa dan memperkenalkannya ke bangsa Yunani dan Roma.

Lentil ada tiga jenis, yaitu lentil kuning, hijau, dan merah. Rasanya yang lembut dan gurih membuat lentil kuning biasa digunakan dalam berbagai masakan seperti sup kental, campuran pada doner kebab, perkedel dan nasi. Biasanya kacang ini dijual dalam keadaan kering. Sebelum dimasak direndam dulu dalam air dingin. Setelah direbus dan empuk, tekstur dan rasanya gurih lembut mirip biji kacang hijau kupas.

Selain rasanya yang gurih dan lembut, lentil juga kaya akan serat, vitamin B dan protein. Di Timur Tengah sejak dulu lentil dipercaya sebagai makanan yang bisa manambah daya konsentrasi bagi anak-anak dan membuat mereka lebih rajin belajar. Sedangkan di India yang mayoritas masyarakatnya penganut vegetarian, lentil banyak digunakan dalam berbagai masakan karena seratnya yang tinggi. Bahkan kandungan dalam serat pada lentil juga dipercaya bisa menurunkan kadar gula dan kolestrol dalam tubuh.

Bagi mereka yang sedang berdiet, lentil menjadi makanan utama termasuk di beberapa negara dunia. Misalnya saja di Jerman, lentil banyak digunakan sebagai campuran salad. Di Indonesia meskipun kurang populer namun sejumlah masakan sering dikombinasikan dengan lentil, seperti salad dan sup kental. Di jakarta kacang lentil kering banyak dijual di pasar swalayan besar dalam bentuk kering dengan kemasan plastik. Atau bisa juga dibeli di toko bahan makanan India.
( dev / Odi )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Kirim Artikel

Silahkan mengisi form di bawah ini untuk mengirimkan artikel anda kepada kami :

Nama
Email
Judul
Telepon/HP
Upload File
Deskripsi
  

Aturan Main | Disclaimer
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detikfood-milis@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detikfood-milis-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detikfood.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Widya Dewi
Email : iklan@detikfood.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.525,526