MEOK
Upper Topailine
Spacer Creator Spacer Creator
Spacer Creator
MEOK - Kopi Aroma! Warisan yang Tak Lekang Dimakan Waktu...
All You Can Eat

next_rightDetail

Selasa, 06/05/2008 17:11 WIB
Devita Sari

Kopi Aroma! Warisan yang Tak Lekang Dimakan Waktu...

Kopi Aroma! Warisan yang Tak Lekang Dimakan Waktu...Jakarta - Dikala hujan rintik-rintik seperti ini enaknya memang menyeruput yang hangat-hangat seperti secangkir kopi misalnya? Ngomong-ngomong soal kopi, pikiran saya pun jadi melayang ke sebuah tempat minum kopi yang meski jadoel namun aromanja dan rasanja tinggal tetep. Hmm... slurppp!!

Bagi para pencinta minuman berwarna hitam pekat ini, pastinya sudah tidak asing dengan nama 'Koffie Fabriek Aroma' yang terletak di Jl. Banceuy 51, Bandung. Jika melihat tempatnya mungkin Anda bakal terkecoh, karena tempatnya berupa bangunan tua bergaya kolonial Belanda dan bukanlah seperti café modern masa kini.

Namun hal tersebut rasanya wajar, karena pabrik kopi ini sudah ada sejak tahun 1930an. Nah, jika Anda berkunjung dan kebetulan bertemu pemiliknya yaitu Pak Widyapratama, Anda pun bukan hanya sekedar menikmati kopi saja namun juga mendapatkan banyak ilmu kopi darinya.

Dengan senang hati sang pemilik sekaligus pengelolanya yang kerap dipanggil Pak Widya bakal mengantarkan Anda berkeliling pabrik kopi, selain toko tempatnya mendisplay kopi yang dijual. Dimana pabrik tersebut terdiri atas tempat penjemuran dan pengolahan biji kopi serta gudang.

Nah di gudang itulah beliau menyimpan biji-biji kopinya hingga 8 tahun lamanya. Mengapa 8 tahun? Menurutnya konon itulah waktu terbaik untuk penyimpanan kopi. Lagi pula semakin lama biji kopi disimpan, maka kadar kafeinnya akan semakin rendah dan cita rasanya pun akan semakin mantab!

Tak jauh beda seperti bentuk bangunannya, semua peralatan yang pergunakan seperti tungku pengolah juga masih bergaya jadoel. Namun hebatnya kopi Aroma ini banyak digandrungi oleh para pencinta kopi dari seluruh belahan dunia selama puluhan tahun lamanya.

Sang pemilik pun tak segan-segan meracikkan para pembelinya secangkir kopi sesuai permintaan. Aneka jenis kopi baik robusta dan arabika, dari kopi Toraja, Java, Medan, Timor, Bali, hingga Aceh dapat menjadi pilihan. Gimana komplet bukan?

Setiap harinya Koffie Fabriek Aroma ini buka sejak pukul 6 pagi. Jika Anda pencinta kopi sejati, rasanya pengalaman menjelajahi warisan Kopi Aroma dari kota Bandung ini sayang untuk dilewatkan begitu saja! (dev/Odi)

 
next_left Kembali

Komentar terkini (3 Komentar)
  • Lusi, coba yuk kapan2....
  • Dinar, wah, boleh nih dicoba saat berpesiar ke Bandung.
  • agus yahya, harga per kilo tiap jenisnya berapa??

Kirim komentar anda:

Masukkan kode dibawah untuk melanjutkan atau refresh halaman untuk mengubah kode.
Captcha
 

<ask> fuyunghai yang enak dimana ya?
First Posted :
Toko Bahan Bangunan

Batu Tahu (gips)
First Posted :
k-m3l

Hoka hoka bento halal apa enggak ya ?
First Posted :
CyrusTheGreat

Index | Login

ads

Jumat, 02/05/2008 WIB
Kuliner Ekstrem

Orang Asia umumnya sangat menyukai durian. Namun, tidak banyak orang Asia memahami bahwa orang Barat tidak suka durian. Bagi orang Barat, durian adalah bagian dari extreme cuisine. Kok bisa?

Index | Selengkapnya

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
   

Gallery-01 Gallery-02
Gallery-03 Gallery-04
 
Komunitas
Hubungi Kami | Tentang Kami
All Right Reserved
Detik.com @ 2007 - Privacy Policy
detikcom

 

Spacer Creator